Amsal 8:17 mengatakan “Aku mengasihi orang yang mengasihi aku, dan orang yang tekun mencari aku akan mendapatkan daku.”
Secara definisi, apakah tekun itu sama dengan taat? tekun itu lebih dari sekedar taat. Tekun itu sebuah karakter bukan suatu sifat. Tekun itu pro-aktif bukan pasif, tekun adalah sebuah karakter yg terbentuk karena terdapat komitmen, usaha dan tidak putus asa dalam diri kita. Pembentukan karakter ini cenderung memerlukan waktu yang relatif lama.
Memperoleh Berkat Yang Luar Biasa Melalui Penderitaan
Memperoleh Berkat Yang Luar Biasa Melalui Penderitaan“Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.” Ayub 42:2
Kata-kata di atas keluar dari mulut Ayub setelah dia mengalami penderitaan yang begitu beratnya yaitu anak-anaknya meninggal, istrinya meninggalkan dia, teman-temannya mengucilkan dia dan penyakit kulit yang parah sekali serta kehilangan seluruh harta kekayaannya. Ayub sempat tidak menerima apa yang terjadi atas dirinya, karena dia mengetahui bahwa dia adalah orang yang benar-benar taat dan setia kepada Tuhan (Ayub 1:1).
Anda sudah rajin beribadah setiap minggu,sudah mengaku sidi,tentu sudah dibaptis, namun dapatkah anda memastikan bahwa... "anda segolongan dengan Yesus Kristus?" Bagaimana cara menentukan bahwa seseorang segolongan dengan Yesus Kristus? Rasul Paulus, secara tersirat, mengajarkan hal itu pada 1 Kor.1 : 12-13 ;...
“Allah, Dialah yang mengikat pinggangku dengan keperkasaan dan membuat jalanku rata; yang membuat kakiku seperti kaki rusa dan membuat aku berdiri di bukit”
Selagi mengajar, saya melihat gambar seekor rusa di halaman depan buku tulis salah seorang murid. Betapa anggunnya rusa itu. Berdiri di atas kaki-kaki yang lentik dan selalu siap melompat tinggi untuk mendaki gunung. Jalanan yang berbatu-batu bukan masalah bagi seekor rusa untuk bisa mencapai puncak bukit, dimana rusa akan jauh lebih aman dari kejaran binatang-binatang buas di tengah hutan. Rusa selalu digambarkan sebagai hewan yang manis dan baik, seperti di film kartun Bambi karya Walt Disney misalnya. Rusa termasuk hewan yang lemah dan selalu menjadi incaran predator-predator buas di hutan, namun kakinya kuat dan mampu meloncat jauh.
Malam hari sebelumnya saya sedang memikirkan kalimat ini untuk dijadikan bahan artikel. Saya tidak tahu harus bagaimana memulai artikel ini dan tidak tahunya pagi hari ketika saya sedang bersaat teduh kalimat ini ada dalam materi SATE (SAat TEduh). Ini sedikit kutipan dari materi saat teduh tersebut ”Waktu Tuhan bukan waktu manusia. Yang pasti, Ia akan menepati janji-Nya sesuai dengan waktu-Nya, sebab segala sesuatu indah pada waktunya.
Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka....(Pengkhotbah 3:11a)
Jika dipikir-pikir memang nggak mudah memahami waktunya Tuhan, karena kadang-kadang (atau bahkan untuk beberapa orang sering) kok rasanya tidak sesuai dengan apa yang kita mau. Jujur saja sayapun seringkali mengamini kalimat tersebut baru setelah melihat hasilnya. Sangat jarang dapat mengucapkan syukur ketika apa yang menjadi mau kita tidak terpenuhi atau lebih tepatnya ”buru-buru” mengucapkan syukur yang ada adalah segala pertanyaan yang menuduh Tuhan ataupun mempertanyakan apa maunya Tuhan dalam hidup kita. Entah berapa sering saya berkata...”kenapa sih Tuhan” ato ”apa susahnya sih Tuhan jadikan semua sesuai dengan apa yang saya mau”....(jadi keinget lagunya KD..itu loh yang judulnya Yang Ku Mau). Padahal maunya Tuhan cuma kita patuh dan berjalan bersama dengan Dia di jalan apapun yang telah Ia tentukan buat kita. Memang sih secara manusia sakit banget ya...belum lagi perasaan kecewa, marah, dan gawatnya kalau sampai sakit hati (semoga ini nggak ya..^_^)